Pengembangan Kerjasama Kelembagaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Banyuwangi dengan Pemerintahan Desa Sambimulyo Banyuwangi

Pengembangan Kerjasama Kelembagaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Banyuwangi dengan Pemerintahan Desa Sambimulyo Banyuwangi

Penulis
Admin FKIP
Kategori
Berita FKIP
Review

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) mengembangkan kerja sama dengan Pemerintah Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi sebagai wujud komitmen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Kolaborasi ini bertujuan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Kerja sama yang dikembangkan mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pelaksanaan penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan pendidikan, pelatihan peningkatan kompetensi masyarakat, penguatan literasi digital, serta pengembangan potensi lokal berbasis kearifan desa. Selain itu, FKIP UNIBA juga membuka peluang keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). 

Melalui sinergi ini, FKIP UNIBA dan Pemerintah Desa Sambimulyo berkomitmen menciptakan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. 

Pengembangan kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang produktif dan berkesinambungan antara FKIP Universitas PGRI Banyuwangi dan Pemerintah Desa Sambimulyo. Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan semangat pengabdian, kedua institusi optimis dapat mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam pembangunan masyarakat