Workshop: Penggunaan Instrumen Student Well-Being Untuk Mengidentifikasi Kecenderungan Mental Anak, FKIP UNIBA dengan FKIP UMK
akultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan Workshop "Penggunaan Instrumen Student Well-Being untuk Mengidentifikasi Kecenderungan Mental Anak." Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dalam memahami serta mengimplementasikan instrumen student well-being sebagai salah satu upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan mental peserta didik di lingkungan sekolah. Dalam workshop ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep student well-being, dimensi-dimensi kesejahteraan peserta didik, serta teknik penggunaan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengidentifikasi kecenderungan mental anak. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik pengisian, analisis hasil instrumen, dan interpretasi data sebagai dasar penyusunan strategi pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kolaborasi antara FKIP UNIBA dan FKIP UMK merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen mengembangkan inovasi pendidikan yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berorientasi pada perkembangan akademik maupun psikososial peserta didik. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengenali indikator awal permasalahan kesehatan mental sehingga langkah-langkah pencegahan dan intervensi dapat dilakukan secara tepat. Selain memperkuat jejaring akademik antara FKIP UNIBA dan FKIP UMK, kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang sehat, humanis, serta responsif terhadap tantangan perkembangan peserta didik di era modern.


