Sosialisasi dan Seminar: Kebermaknaan Kompetensi Pendidik dan Calon Pendidik Sebagai Sadow Teacher Dalam Mengembangkan Kemampuan Siswa Inklusi

Sosialisasi dan Seminar: Kebermaknaan Kompetensi Pendidik dan Calon Pendidik Sebagai Sadow Teacher Dalam Mengembangkan Kemampuan Siswa Inklusi

Penulis
Admin FKIP
Kategori
Berita FKIP
Review

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) menyelenggarakan Sosialisasi dan Seminar bertajuk "Kebermaknaan Kompetensi Pendidik dan Calon Pendidik sebagai Shadow Teacher dalam Mengembangkan Kemampuan Siswa Inklusi." Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen, mahasiswa calon guru, guru, dan praktisi pendidikan mengenai peran strategis shadow teacher dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif yang berkualitas. Seminar ini menjadi wadah untuk memperkuat kompetensi pendidik agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap peserta didik. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada kompetensi yang harus dimiliki seorang shadow teacher, mulai dari kemampuan melakukan asesmen kebutuhan peserta didik, menyusun strategi pembelajaran yang adaptif, membangun komunikasi yang efektif dengan guru kelas dan orang tua, hingga memberikan pendampingan yang mendorong perkembangan akademik, sosial, emosional, dan kemandirian siswa inklusi. Peserta juga memperoleh wawasan mengenai praktik-praktik baik dalam penerapan pendidikan inklusif serta tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, FKIP UNIBA menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan pendidik dan calon pendidik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang setara. Penguatan kompetensi shadow teacher diharapkan mampu mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan menghargai keberagaman sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sosialisasi dan seminar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan inklusif. Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak pendidik yang memiliki kompetensi sebagai shadow teacher, sehingga mampu mengoptimalkan potensi setiap siswa inklusi serta mewujudkan sistem pendidikan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada perkembangan seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.